mintujuh’s area

Penuturan seorang lelaki biasa dengan kegiatan dan pemikiran yang luar biasa

Bus Kota (2)

Di bus kota yang sesak
Kudengar suara bising
Baik mesin atau sekeliling
Sampai kepala jadi pusing

Dengar alunan sang pengamen
Lagu Tompi yang romantis
Teringat paras manis si dia
Rindu terasa di dada

Berhenti di tikungan jalan
Berjalan dengan sangar
Bus kota … bus kota
Antar aku pulang

Bus kota (1)

Dalam bus kota
Memandang pohon di sekitar
Menghirup udara bebas
Mengecap rasa malam

Dalam bus kota
Dibuai suara pengamen
Deru bunyi mesin diesel
Dengar teriak sang kondektur

Dalam bus kota
Jauh dari kesunyian
Kurang rasa nyaman
Ingin rasa berpulang

Dalam bus kota
Kulewati perjalanan panjang
Menembus macet
Menerjang hujan

Dalam bus kota
Ya…
Dalam bus kota

The Best Part of My Life

First I thought I’m living in the beautiful dream
When one beautiful, sweet, charming princess sat beside me and tell story each others
Later, I slap my own cheek
Recognize, it was real
Thank God

Like a teaspoon full of sugar on your morning coffee
My life just get sweeten
Like a crayon on the drawing book
She colouring my life
Like a salt on your dishes
She add flavour to my life

Yeah…her appearences in my life just complete me.

Dedicated to the one and only
Love of My Love
Melisa

Happy Valentine my Dear

meLinjo: Sisa Kejayaan di masa lalu

see meLinjo’s live performance here

Ehm… itu adalah video hasil upload teman ku Damar. Video itu berisi rekaman performance sebuah band cover Laruku yang menjuluki diri mereka dengan sebuah nama unik bin menarik: meLinjo. Digawangi oleh Janjun (vocal), Adjie (guitar), Anton (bass), Cynthia (keyboard), Christo (drum). Ini personel yang ada di video, ketika di Gelar Jepang, sebuah acara kebudayaan Jepang yg digelar oleh mahasiswa Sastra Jepang UI. Kalau tidak salah di bulan Mei 2005 (CMIIW). Ketika itu salah dua hits yg dibawakan adalah Shout at the Devil dan Lies and Truth. Dengan kostum putih, performance menakjubkan (buktinya banyak komentar dan testimoni dari viewers di youtube).
Asal usul band bernama meLinjo itu sebenarnya dari buah pikiran David dan Yadi (gw sendiri), yg kebetulan waktu itu duduk di bangku Kolese Gonzaga kelas 2. Karena ketertarikan Yadi di dunia Jepang (anime, manga, musik, kebudayaan, bahasa) dan minat yang teramat besar David di musik Jepang, maka dari dua kepala ini tercetus ide untuk membuat band yang mengusung lagu dari negara Sakura itu. Mulailah pencarian personel. Danto, Damar, Adjie, Anton terpanggil untuk mengisi kekosongan yang ada. Latihan perdana pun dimulai di rumah Danto yang terletak di bilangan Pejaten. Di sebuah studio rumahan itu pun terbentuk cikal bakal band yang akhirnya malang melintang (gaya banget dah…) di dunia musik JRock Jakarta.
Gonzaga Performance Night pun menjadi first gig mereka. Dengan formasi Danto (vocal + keyboard), Adjie (guitar), Anton (guitar), David (bass), Damar (drum). Yadi belaga jadi manajer, yang kerjanya mengatur jadwal latihan, mengurusi audisi dan manggung, dll. Akhirnya QQ masuk utk mengisi posisi vocal, tapi tidak bertahan lama. Ketika para personel ini beranjak kuliah, maka vakumlah meLinjo, mengingat David melanjutkan studi di Semarang, Damar harus kuliah di Australi dan Danto sibuk kuliah di Atmajaya. Setelah beberapa lama vakum, Yadi pun tergerak utk menghidupkan kembali jiwa yang terpendam (halah !). Maka dikontaklah Christo (drum) dan Cynthia (keyboard) utk menempati posisi yang ada. Vocalist akhirnya ditempati oleh seorang seniman hebat berbakat bersuara indah, tak lain dan tak bukan adalah Janjun (nama asli dirahasiakan).
Dengan posisi yang lengkap, berjalanlah latihan demi latihan, audisi pun ditempuh. First gig meLinjo reborn pun digelar di Unsada. Tampil menjadi band pembuka, walau penonton sepi tapi lagu-lagu yang dibawakan sanggup menggetarkan panggung. Kemudian UI, Bunkasai Nippon Club-Tenis Outdoor senayan, Bulungan, Binus dijajaki. Dua venue terakhir posisi vocalist diisi seorang insan bernama Joe. Dengan ditaburi kekocakan dan komedi di tengah performance, penonton pun riang gembira mendengar alunan musik dari meLinjo.
Sayang, setelah vocalist hengkang dan Christo ditarik major (dengan band yang satu lagi), ditambah kesibukan kuliah dari personel yang lain, maka sampai hari ini meLinjo pun tidak pernah tampil utk menghibur fans-fans lagu Jepang lagi. Doakan saja semoga mereka bisa kembali ke kancah musik.
Ganbatte !

Klien sampe kebawa mimpi !

Entah mesti seneng atau sedih atas kejadian ini. Pertama di akhir 2007, klien dengan inisial ‘H’ yg sering bikin repot. Jadi tuh crita mimpinya di pertigaan Buncit Indah yang mau ke arah rumah gw. Berdirilah disitu beberapa meja putih seperti food court. Dan gw duduk berdua dengan bos klien itu, santap siang. kelihatannya akrab banget deh. yah begitulah, sampe gw pamit ke WC dan di dalam WC yang aneh itu, ruangan WC nya malah terbang kesana kemari (udah kaya cerita Harry Potter). Pas balik ke tempat makan, si bos nya itu kecewa karena lama banget nunggu gw dan meninggalkan saja makanan yang belum habis.
Kedua, klien berinisial SG, ini kejadiannya di pertengahan Januari 2008. Jadi ceritanya kantor nya SG malah ada di deket Binus. Pas gw dan William lagi kesana, ngobrol ama Manager nya, trus entah karena nunggu apa gw malah disuru tolong ambilin laundry gitu. Nah loh !!! Trus yang aneh, itu kantor adanya di lantai 2 (atau 3, gak inget jelas), utk turunnya pake tangga (ladder, yg biasa buat benerin genteng bocor), tangga itu cuma 1/2, jadi 4 meter ke bawah tuh gak pake tangga dan kita yang turun mesti loncat. Alhasil gw takut-2 an di mimpi itu. Yang gak abis pikir, gimana cara naik ke kantor itu yah ???
Terakhir, klien di daerah Tebet, klo disebutin inisialnya langsung ketebak. Ini gw dateng sendiri, dan pake Katana. Abis ngobrol-2 dengan orang-2 di kantornya gw balik ke mobil dan menemukan di mobil gw udah dipenuhi dengan tukang parkir, karyawan dari perusahaan tersebut. Aneh banget deh ! Kata mereka, kunci pintu belakang gak ngunci, trus mereka ngeloyor gitu aja. Trus, salah satu karyawannya tuh ada yg tinggi banget, bahkan saat dia jongkok ajah tingginya melebihi tinggi mobil Katana. Behhh… mimpi memang aneh…
Yah…begitulah cerita mimpi-2 gw. Aneh bin ajaib….

Belajar !!!

24 Januari

Belajar di konteks ini tidak berhubungan dengan buku, dosen, atau transparansi. Tapi langsung berhubungan dengan dunia kerja, tepatnya dunia marketing (lebih baik ngomong marketing dibanding sales, hehe..). Hari ini rencana jalan sama AKL (rekan bisnis WS) ke RSCM dan Tebet utk masalah farmasi. Gw tentu saja jadi pendengar yang setia, tidak berucap satu patah kata pun di depan client-2 ini. Jam 10.45 tiba di Cempaka Mas bersama dengan Defendy, setelah sebelumnya mengunjungi client di bilangan Warung Jati. Akhir sampe di depan ruko Primaco, tentunya dengan sedikit nyasar, klo gk nyasar, rasanya ada yg kurang. Hehehehe.
Stlh menunggu bbrp saat, akhirnya pergi juga ke RSCM, tapi Ka Anne gak ikut, pdhl udah seneng dikira bakal pergi sama Ka Anne, perginya sama Ko Ricky, anaknya Pak Petrus. Pergilah berdua dengan Ko Ricky ke RSCM dengan Karimun biru milik Ka Anne. Sampe di RSCM diajak muter-2 RSCM, busetttt luas banget tuh RS tertua di Jakarta. Konon kabarnya tuh rumah sakit satu-2 nya RS dengan peringkat A+ karena kelengkapan spesialis dan sub-spesialisnya. Wew !
Kemudian bertemu dengan Paulinus, salah satu orang AKL, lalu makan siang bersama. Tentunya dibayari. Hehehe. Hari ini sih puasa sih, makan soto ayam plus minum STee.
Stlh itu ke Unit Pelayanan Medik, nunggu 45 menit, bertemu dan mendengarkan pembicaraan dengan Ko Ricky. Kemudian pergi menuju Tebet, salah satu Apotik di bilangan Tebet Utara.
Sampe disitu, tidak menunggu lama, langsung bertemu dengan orangnya kemudian rapat dengan direktur nya. Kembali mendengarkan pembicaraan, kali ini lebih seru dibanding RSCM. Stlh itu pulang. Diturunkan di Rasuna Said, langsung naik P20 utk pulang ke rumah.
Satu hal yg disesali, tidak ada pembicaraan tentang farmasi sama sekali !!! Tidakkkkk !!

22 Januari 2008

Dateng ke kantor agak siang, nyampe jam 9. Gak macet, busway tidak ramai-sesak. Kerja di kantor. Telepon, email, fax, chatting. Makan siang 4 rb perak. Meeting dengan client diundur jadi jam 5. Jam 3an pergi dari kantor, menuju Blok M naik TJ. Di terminal Blok M, karena masih terlalu dini, makan dulu lah. Pesen roti cane (pakai kuah kari) dan es timun. Slurp… slurp… Enak loh ! Walo agak pedes, tapi rasanya enak banget. Ditambah es timun yang bikin seger. Perjalanan dilanjutkan, naik 75, sampai di client jam 16.15. Nunggu lebih dari 1,5 jam, akhirnya ketemu. Lokasi kantornya di Suryo, tau donk siapa….
Eh… gak taunya meeting gak sampe 15 menit. Intinya mereka suka banget sama design nya, disuru lanjutin. Yaud gw cabut ke TA, mau ketemu Meilani, urusan Flash Disk yg hari kemarin ketinggalan. Huiehuehue. Udah di TA, langsung telepon Meilani, kasih UFD, cabut lagi pulang dengan 48. Trus berhenti di toko roti di kawasan buncit, deket pom bensin. Kasih kwitansi yang bermeterai 3rb. Jam 20.45 mau pamit pulang, eh…. disuruh ambil roti, yaud rejeki mah gak boleh ditolak. Ambil 1, malah disuru ambil banyakan, yaud jadi ambil 4. Rencana: dibawa ke kantor.
Malamnya mimpi reuni anak SMP, gw sempet disorakin. Seru banget, rame gila. Yg gw inget ada: Sergio, DiRes, Daren, Ito, dll.

Kotak Sabun, Kardus Beroda

Begitulah orang-orang tak tahu terima kasih menjuluki si Cathy, eh.. Suzuki Katana D 468 AQ Hitam warisan alm. engkong (baca: kakek) ku. Sudah kubawa mereka berkeliling, berjalan-jalan, malah terkadang kuantar mereka sampai depan pintu rumahnya. Tapi malah ejekan yang didapat si Cathy. Heran deh.Lebih malang lagi, di awal Januari 2008 saat ku memeriksa kebocoran yang terjadi pada Cathy, ada temuan-temuan yang sama sekali tak dapat dipercaya. Saat kusingkap karpet di kursi sebelah pengemudi, tampak segerombol semut hitam besar sedang merayap memunguti benda putih. Kukira itu belatung, yaikss….. ternyata
telur-telur semut. Astaga ! Tidak dapat kupercaya di dalam mobil ini terdapat sarang semut. Setelah dibersihkannya semut-semut itu, kubuka lagi lapisan terbawah dari karpet. Terdapat tanah yang sudah mengeras. What the heck ?!? Eh di belakang tanah itu kulihat lubang-lubang kecil yang menganga. Pantas saja semut dan tanah bisa bersatu padu dalam tubuh mungil Cathy. Saat kusingkap karpet lebih besar, kumelihat sesuatu yang jauh lebih mengerikan. Sebuah lubang berdiameter lk. 10 cm. God ?!? Bagaimana mungkin body mobil bisa keropos kaya gini ??

Akhirnya dengan segala kepasrahan kubawa Cathy berobat ke bengkel body milik temen bokap di kawasan Kebayoran Lama. Sekaligus mengobati penyok di sana sini (hehe). Saat mengelilingi bengkel, kulihat seonggok mobil yang menarik perhatian. Ternyata Chevy Impala, saat kuperhatikan plat nomornya BN 1. Hmm.. cukup aneh, terbersit suatu pikiran… tapi segera kutepis, mana mungkin. Saat kutanyakan ternyata benar dugaanku, itu mobil bekas milik Soekarno. Yap presiden RI. Wew….

Kira-kira 1 minggu Cathy menjalani rawat inap. Semoga lekas sembuh.

Lipid

Tepatnya sewaktu liburan Natal dan Tahun Baru dimana gw menyadari bahwa berat badan gw dengan sukses naik 4 kg. Itu pun setelah naik ke atas timbangan, jadi bukan karena kesadaran sendiri. Sempet stress juga. Memang sebelumnya pacara tersayang udah bilang ke gw bahwa gw tambah gendut. Tapi gw dengan jelas menyangkalnya. Gw berasumsi penyebab kenaikan ini adalah masa liburan. Di mana makanan dengan liar masuk tanpa ada kerja yang berarti. Kerja disini berarti naik-turun busway ke kantor, jalan kaki menuju kantor, kerja di kantor disertai menggendong backpack abu-abu yang berat yang berisi laptop Toshiba Tecra M2V. Maklum liburan gw agak lama, namnaya juga perusahaan sendiri, jadi libur dari 20 Des - 1 Januari. Cukup banget buat menambah tebal pipi dan lapisan lipid di tubuh. Dan asumsi gw terbukti benar, tgl 3 Januari 17.35, gw nimbang lagi, berat gw udah turun 2 kg.

For the children

After tossing her books on the sofa, she decided to grab a snack and get on-line. She logged on under her screen name ByAngel213. She checked her Buddy List and saw GoTo123 was on. She sent him an instant message:

ByAngel213:
Hi. I’m glad you are on! I thought someone was following me home today. It was really weird!

GoTo123:
LOL You watch too much TV. Why would someone be following you? Don’t you live in a safe neighbourhood?

ByAngel213:
Of course I do. LOL I guess it was my imagination cuz’ I didn’t see anybody when I looked out.
GoTo123:
Unless you gave your name out on-line. You haven’t done that have you?

ByAngel213:
Of course not. I’m not stupid you know.

GoTo123:
Did you have a softball game after school today?

ByAngel213:
Yes and we won!!

GoTo123:
That’s great! Who did you play?

ByAngel213:
We played the Hornets. LOL. Their uniforms are so gross! They look like bees. LOL

GoTo123:
What is your team called?

ByAngel213:
We are the Canton Cats. We have tiger paws on our uniforms. They are really cool.

GoTo1 23:
Did you pitch?

ByAngel213:
No I play second base. I got to go. My homework has to be done before my parents get home. I don’t want them mad at me. Bye!

GoTo123:
Catch you later. Bye

Meanwhile…….GoTo123 went to the member menu and began to search for her profile. When it came up, he highlighted it and printed it out. He took out a pen and began to write down what he knew about Angel so far.

Her name: Shannon
Birthday: Jan. 3, 1985
Age: 13
State where she lived: North Carolina

Hobbies: softball, chorus, skating and going to the mall. Besides this information, he knew she lived in Canton because she had just told him. He knew she stayed by herself until 6:30 p.m. every afternoon until her parents came home from work. He knew she played softball on Thursday afternoons on the school team, and the team was named the Canton Cats. Her favourite number 7 was printed on her jersey. He knew she was in the eighth grade at the Canton Junior High School . She had told him all this in the conversations they had on- line. He had enough information to find her now.

Shannon didn’t tell her parents about the incident on the way home from the ballpark that day. She didn’t want them to make a scene and stop her from walking home from the softball games. Parents were always overreacting and hers were the worst. It made her wish she was not an only child. Maybe if she had brothers and sisters, her parents wouldn’t be so overprotective.

By Thursday, Shannon had forgotten about the footsteps following her. Her game was in full swing when suddenly she felt someone staring at her. It was then that the memory came back. She glanced up from her second base position to see a man watching her closely. He was leaning against the fence behind first base and he smiled when she looked at him. He didn’t look scary and she quickly dismissed the sudden fear she had felt.

After the game, he sat on a bleacher while she talked to the coach. She noticed his smile once again as she walked past him. He nodded and she smiled back. He noticed her name on the back of her shirt. He knew he had found her.

Quietly, he walked a safe distance behind her. It was only a few blocks to Shannon’s home, and once he saw where she lived he quickly returned to the park to get his car.

Now he had to wait. He decided to get a bite to eat until the time came to go to Shannon’s house. He drove to a fast food restaurant and sat there until time to make his move.

Shannon was in her room later that evening when she heard voices in the living room.
‘Shannon, come here,’ her father called. He sounded upset and she couldn’t imagine why. She went into the room to see the man from the ballpark sitting on the sofa.

‘Sit down,’ her father began, ‘this man has just told us a most interesting story about you.’

Shannon sat back. How could he tell her parents anything? She had never seen him before today!

‘Do you know who I am, Shannon?’ the man asked.

‘No,’ Shannon answered.

‘I am a police officer and your online friend, GoTo123.’ Shannon was stunned. ‘That’s impossible! GoTo is a kid my age! He’s 14. And he lives in Michigan!’

The man smiled. ‘I know I told you all that, but it wasn’t true. You see, Shannon, there are people on-line who pretend to be kids; I was one of them. But while others do it to injure kids and hurt them, I belong to a group of parents who do it to protect kids from predators. I came here
to find you to teach you how dangerous it is to talk to people on-line. You told me enough about yourself to make it easy for me to find you. You named the school you went to, the name of your ball team and the position you played. The number and name on your jersey just made finding you a breeze.’

Shannon was stunned. ‘You mean you don’t live in Michigan ‘
He laughed. ‘No, I live in Raleigh It made you feel safe to think I was so far away, didn’t it?’

She nodded.

‘I had a friend whose daughter was like you. Only she wasn’t as lucky. The guy found her and murdered her while she was home alone. Kids are taught not to tell anyone when they are alone, yet they do it all the time on-line. The wrong people trick you into giving out information a little here and there on-line.. Before you know it, you have told them enough for them to find you
without even realizing you have done it. I hope you’ve learned a lesson from this and won’t do it again. Tell others about this so they will be safe too?’

‘It’s a promise!’

That night Shannon and her Dad and Mom all knelt down together and thanked God for protecting Shannon from what could have been a tragic situation.