START YOUR `BAD DECISION’ TODAY
Adnan Khasogi, yang termasuk
salah satu orang paling kaya di dunia,
pernah ditanya oleh wartawan tentang
rahasia suksesnya.
Adnan menjawab “Good Decision, Good Decision, and Good Decision”. Wartawan itu lalu bertanya lagi,
apa yang menyebabkan dia bisa membuat
keputusan yang tepat tersebut. Adnan menjawab “Experiences, Experiences,
and Experiences”.
Wartawan itu masih penasaran, dan bertanya, hal apa
yang menyebabkan Adnan mempunyai pengalaman. Adnan menjawab
“Bad Decision, Bad Decision,and Bad
Decision”.
Apa yang dikatakan oleh
Adnan Khasogi diatas menunjukkan bahwa kesuksesan yang diraihnya saat ini adalah hasil
dari kesalahan-2 tindakan yang pernah dialakukan sebelumnya,
proses belajar dari kesalahan-2 tersebut menjadi suatupengalaman, dan pengulangan tindakan menjadi lebih baik.
Kita selama ini selalu berpendapat,
bahwa pengalaman adalah guru yang paling baik. Tapi banyak
orang yang keliru menafsirkan
definisi dari pengalaman itu sendiri.
Jika dalam kehidupan anda pernah patah hati
misalnya, apakah itu suatu pengalaman
? Kalau patah hati itu membuat
kehidupan anda menjadi suram, dunia
terasa hampa, dan anda menjadi
enggan untuk berbincang dengan orang lain, itu bukanlah pengalaman.
Itu lebih tepat disebut tragedi.
Namun jika anda mau melihat
lebih dalam, apa yang salah dari
hubungan anda, dan belajar untuk tidak
mengulanginya lagi lain
kali, itulah pengalaman.
PENGALAMAN ITU BUKAN APA YANG TERJADI PADA
KEHIDUPAN KITA, NAMUN APA YANG KITA LAKUKAN KETIKA ADA SESUATU YANG TERJADI
DALAM KEHIDUPAN KITA
Ada sebagian orang yang ingin
jalan pintas di dalam hidupnya,
dimana mereka ingin langsung membuat `good decision’ dalam setiap langkahnya. Mereka ingin melompati
tahapan `experiences’ dan
`bad decision‘.
Karena ingin langsung sempurna, langsung sekali jadi, maka
mereka membuat banyak sekali analisa
dari berbagai sisi. Satu halangan
kecil bisa membuat mereka menunda membuat `good decision’ tersebut. Pada akhirnya,
`good decision’ itu tidak akan pernah
dibuat, karena waktu mereka habis untuk
selalu melakukan analisa dan analisa.
Coba amati di lingkungan sekitar kita. Adakah rekan
anda, kerabat atau kolega bisnis
yang seperti itu ? Lima tahun yang lalu mungkin mereka pernah
mengatakan akan menjadi seorang wirausaha. Tapi sampai hari ini keinginan itu tetap sebuah keinginan.
Mereka akan berkata bahwa ada hal-2 yang menghalangi niat mereka, apakah itu
pasar yang lagi sepi, harga bahan
baku yang mahal, krisis moneter, dollar lagi tinggi,
dsb.
Tapi sebenarnya bukan itu yang menghalangi mereka. Halangan mereka yang utama adalah mereka takut
bila ternyata `good decision’ yang mereka buat ternyata sebuah
`bad decision’.
Sebenarnya apakah yang menakutkan
dari membuat sebuah `bad decision’ ?
Sebenarnya `bad decision’ hanyalah sebuah
proses, dan tidak final sifatnya. Proses ini akan
menjadi kesalahan jika kita keliru
mempersepsikannya serta memberikan respon yang keliru. Dan kesalahan akan menjadi kegagalan
jika kita terus menerus memberikan respon yang keliru terhadapnya.
Orang-orang sukses adalah mereka yang mengubah `bad decision’ menjadi suatu pelajaran, memperbaiki keputusan mereka dan melakukan
dengan cara yang berbeda.
Karena sesungguhnya, jalan menuju kesuksesan pasti melewati suatu kegagalan.
Hanya mereka yang berani
membuat `bad decision’ dan belajar daripadanya yang akan mencapai tujuannya.
Sukses untuk Anda !
July 23rd, 2008 at 10:44 pm
Nice one. Sama seperti apa yang sering orang bicarakan: “Satu-satunya jalan untuk NAIK adalah TURUN”. Thanx b4. Tapi ada yang ngeganjel nih. Kira-kira berapa banyak BAD DECISION(S) untuk menjadikan sebuah GOOD DECISION(S)? Is it one-to-one in relation? Don’t think so…. Menurut I malah argumen ini harus diperkuat dengan banyak faktor lain seperti karakter pribadi (seberapa dia bisa tahan terhadapan terpaan Bad Ones), kondisi lingkungan (bagaimana kesempatan terbuka untuk ngerain Good One), dan masih banyak faktor lain yang terlewatkan disini. Yaaa, ini hanya sebuah masukan dan not be offensive ’bout this. Semoga kita bisa diskusi lebih lanjut.
http://www.defendy.com
July 23rd, 2008 at 10:46 pm
Thanx for da’ comment. Memang kekuatan manusia utk menahan terpaan itu yang menjadi patokan, apakah ia nantinya akan belajar dari kesalahan dan memulai sederetan GOOD Decision(s). Anw justru yg ditekankan disini, proses keberanian mengambil keputusan dan mau belajar dari kesalahn. CMIIW